PM Tiongkok: Peluang Qualcomm di Tiongkok Lebih Besar Dari Tantangannya

PM Tiongkok: Peluang Qualcomm di Tiongkok Lebih Besar Dari Tantangannya

PM Tiongkok: Peluang Qualcomm di Tiongkok Lebih Besar Dari Tantangannya – Kali ini Dunia Gadget akan mengulas artikel Gadget terbaru berjudul PM Tiongkok: Peluang Qualcomm di Tiongkok Lebih Besar Dari Tantangannya yang dikutip dari Tabloid Pulsa.com. Jika anda ingin mengetahui lebih detail mengenai artikel PM Tiongkok: Peluang Qualcomm di Tiongkok Lebih Besar Dari Tantangannya, anda bisa menyimak artikel kami tentang PM Tiongkok: Peluang Qualcomm di Tiongkok Lebih Besar Dari Tantangannya dibawah ini.

Li Keqiang (Perdana Menteri Tiongkok) pada Kamis (20/11) mengatakan bahwa Qualcomm memiliki peluang yang sangat besar untuk terus maju di Tiongkok, jauh melebihi tantangan dan masalah anti trust yang dituduhkannya. Berbicara di sela-sela Konferensi Internet Dunia pada hari Kamis (20/11) dengan Paul Jacobs (CEO Qualcomm), Li mengatakan bahwa ia percaya Qualcomm akan menyelesaikan masalah terkait anti trust yang membelitnya dengan pihak berwenang di Tiongkok. Li menekankan, bagaimanapun, pemerintah Tiongkok memang melindungi perusahaan-perusahaan local untuk berkembang.

Dilansir dari ndtv, Regulator anti-monopoli, Pembangunan Nasional dan Komisi Reformasi di Tiongkok (NDRC), sedang menyelidiki anak perusahaan lokal Qualcomm setelah pada bulan Februari 2014, pembuat chip yang berbasis di AS tersebut diduga menyalahgunakan posisi pasar dengan mendominasi pembuatan perangkat nirkabel. Tuduhan ini jika benar terbukti Qualcomm bersalah maka Qualcomm harus membayar denda lebih dari USD $ 1 miliar.

Jacobs mengatakan bahwa Qualcomm sedang menjalani negosiasi yang a lot dengan regulator di Tiongkok untuk menemukan “win-win solution”. Para pejabat pemerintah di Tiongkok mengatakan penyelidikan mereka telah menargetkan Qualcomm bersalah.

Baca juga:
Sulit Kumpulkan Royalti di Tiongkok, Saham Qualcomm Anjlok
Ini Dia Alasan Qualcomm Tidak Gentar Hadapi Persaingan Chipset China !

Dalam beberapa bulan terakhir, Qualcomm telah berupaya untuk memperdalam kehadirannya di China dengan mentransfer teknologi untuk perusahaan domestik dan investasi dalam pembuatan chipset processor smartphone. Pada bulan Juli, Qualcomm mengatakan pihaknya bermitra dengan Semiconductor Manufacturing International Corp, salah satu pembuat chipset terbesar di Tiongkok, untuk memproduksi prosesor Qualcomm Snapdragon

Sekian berita Gadget terbaru dari kami mengenai PM Tiongkok: Peluang Qualcomm di Tiongkok Lebih Besar Dari Tantangannya. Harapan kami semoga artikel seputar Gadget yang berjudul PM Tiongkok: Peluang Qualcomm di Tiongkok Lebih Besar Dari Tantangannya ini bisa bermanfaat untuk anda. Jangan lupa terus kunjungi Dunia Gadget untuk mendapatkan berita seputar Gadget setiap harinya.

Qualcomm Tertarik Masuk Pasar Server

Qualcomm Tertarik Masuk Pasar Server

Qualcomm Tertarik Masuk Pasar Server – Kali ini Dunia Gadget akan mengulas artikel Gadget terbaru berjudul Qualcomm Tertarik Masuk Pasar Server yang dikutip dari Tabloid Pulsa.com. Jika anda ingin mengetahui lebih detail mengenai artikel Qualcomm Tertarik Masuk Pasar Server, anda bisa menyimak artikel kami tentang Qualcomm Tertarik Masuk Pasar Server dibawah ini.

Sukses bermain di segmen prosesor mobile, nampaknya tak membuat Qualcomm berpuas diri. Vendor chip asal Amerika Serikat itu, kabarnya tengah melirik ke segmen lain. Apa itu?

Seperti diberitakan Engadget, Qualcomm telah memberi konfirmasi jika pihaknya akan meluncurkan lini prosesor untuk server.

Lebih detil soal prosesor dimaksud memang belum diungkap lebih jauh. Namun seperti diungkap CEO Qualcomm, Steve Mollenkopf, pihaknya disebut telah ‘terlibat dengan pelanggan’.

Dalam pandangannya, Mollenkopf melihat masa depan perusahaannya berguna untuk raksasa internet seperti Facebook, yang bisa mengubah data center untuk menangani tugas-tugas yang spesifik. Meski tidak disebutkan apakah Qualcomm akan mendominasi dunia server setelah masuk ke segmen ini atau tidak. Namun yang pasti hal itu bisa saja membuat sang pesaing, semisal Intel bergidik.

Seperti halnya chip server yang ada dari AMD dan HP, Qualcomm nampaknya juga mencoba untuk menyerang Intel yang memiliki sisi lemah pada konsumsi daya

Sekian berita Gadget terbaru dari kami mengenai Qualcomm Tertarik Masuk Pasar Server. Harapan kami semoga artikel seputar Gadget yang berjudul Qualcomm Tertarik Masuk Pasar Server ini bisa bermanfaat untuk anda. Jangan lupa terus kunjungi Dunia Gadget untuk mendapatkan berita seputar Gadget setiap harinya.

Samsung Luncurkan Milk Video, Layanan Video Pesaing YouTube

Samsung Luncurkan Milk Video, Layanan Video Pesaing YouTube

Samsung Luncurkan Milk Video, Layanan Video Pesaing YouTube – Kali ini Dunia Gadget akan mengulas artikel Gadget terbaru berjudul Samsung Luncurkan Milk Video, Layanan Video Pesaing YouTube yang dikutip dari Tabloid Pulsa.com. Jika anda ingin mengetahui lebih detail mengenai artikel Samsung Luncurkan Milk Video, Layanan Video Pesaing YouTube, anda bisa menyimak artikel kami tentang Samsung Luncurkan Milk Video, Layanan Video Pesaing YouTube dibawah ini.

Samsung dikabarkan melebarkan sayap bisnisnya ke layanan video tanpa berbayar (gratisan) yang merupakan cikal bakal pesaing YouTube, yakni Milk Video. Dirilis pada (19/11), Milk Video adalah aplikasi video sosial baru bagi pemilik perangkat Galaxy seri terbaru.

Dilansir dari mashable, Samsung memposisikan Milk Video sebagai cara bagi pengguna Samsung Galaxy terbaru, untuk dengan mudah menemukan video-video terbaru, dengan memanfaatkan perangkat Samsung yang canggih. Menurut Kevin Swint (Vice President Content and Service Samsung Mobile), “Penemuan ini membuat banyak orang mendapatkan pengalaman yang sangat menyenangkan untuk melihat video yang membahas tentang video yang mereka nikmati dengan orang lain. Kami pikir Milk Video adalah jawaban yang sangat tepat untuk hal itu.”

Video di Milk Video bersumber dari sejumlah source, termasuk YouTube, dan Samsung juga telah bermitra dengan perusahaan seperti Vice, BuzzFeed, College Humor dan Funny or Die untuk menyediakan konten video untuk aplikasi di Video Milk. Beberapa merek tersebut, seperti Funny or Die dan Red Bull Studios, juga akan membuat video khusus untuk Milk Video. Samsung berharap dengan kemitraan ini, bersama dengan pendekatan aplikasi ini ke pasar akan membantu membedakan Milk Video dari platform video lainnya, seperti misalnya YouTube. Apalagi, Milk Video tidak didukung oleh iklan dalam aplikasi atau video yang ditayangkannya tersebut.

Aplikasi ini juga mendukung sharing dan follow antar pengguna untuk melihat video apa saja yang tren di kalangan teman-teman. Saat peluncuran, aplikasi ini hanya mendukung Facebook login. Akan tetapi Samsung mengatakan bahwa nantinya pengguna akan dapat login dengan akun yang ada Samsung Galaxy terbaru

Sekian berita Gadget terbaru dari kami mengenai JUDUL. Harapan kami semoga artikel seputar Gadget yang berjudul JUDUL ini bisa bermanfaat untuk anda. Jangan lupa terus kunjungi Dunia Gadget untuk mendapatkan berita seputar Gadget setiap harinya.

2015, Apple Akan Tawarkan Layanan Musik Beats di iPhone dan iPad

2015, Apple Akan Tawarkan Layanan Musik Beats di iPhone dan iPad

2015, Apple Akan Tawarkan Layanan Musik Beats di iPhone dan iPad – Kali ini Dunia Gadget akan mengulas artikel Gadget terbaru berjudul 2015, Apple Akan Tawarkan Layanan Musik Beats di iPhone dan iPad yang dikutip dari Tabloid Pulsa.com. Jika anda ingin mengetahui lebih detail mengenai artikel 2015, Apple Akan Tawarkan Layanan Musik Beats di iPhone dan iPad, anda bisa menyimak artikel kami tentang 2015, Apple Akan Tawarkan Layanan Musik Beats di iPhone dan iPad dibawah ini.

Apple Inc dikabarkan akan mem-bundel layanan musik berlangganan yang telah dibeli dari Beats ke dalam sistem operasi iOS-nya mulai awal tahun depan. Berdasarkan kabar yang dihimpun dari Financial Times, layanan Beats tersebut, akan tersedia di jutaan iPhone dan iPads, pada awal Maret 2015.

Dilansir dari reuters, langkah ini akan menandai dorongan besar pertama yang dilakukan oleh Apple dalam bisnis musik berlangganan. Banyak pihak yang menilai, bahwa Apple perlu melirik bisnis musik alternative lainnya, setelah lesunya iTunes.

Layanan musik berlangganan Beats yang kemungkinan akan mengganti merek label iTunes, akan bersaing dengan layanan musik streaming lainnya seperti Spotify, Pandora, dan SoundCloud.

Baca juga:
Apple Akan Pangkas Biaya Langganan Beats Music
Apple Bantah Rumor akan Menutup Beats Music

Sebagai catatan, Apple mengakuisisi perusahaan streaming musik dan audio, Beats, pada bulan Mei 2014 dengan nilai kesepakatan USD $ 3 miliar

Sekian berita Gadget terbaru dari kami mengenai 2015, Apple Akan Tawarkan Layanan Musik Beats di iPhone dan iPad. Harapan kami semoga artikel seputar Gadget yang berjudul 2015, Apple Akan Tawarkan Layanan Musik Beats di iPhone dan iPad ini bisa bermanfaat untuk anda. Jangan lupa terus kunjungi Dunia Gadget untuk mendapatkan berita seputar Gadget setiap harinya.